"Akan segera saya kirimkan. Karena ada sinyalemen bahwa ekseskusi akan dilakukan dalam 2 hari mendatang," ujar Sholeh saat menemui Sugeng di Lembaga Pemasyarakatan Klas I Surabaya di Porong, Desa Kebun Agung, Porong, Sidoarjo, Selasa (15/7/2008).
Sayangnya, Sholeh tidak akan datang langsung ke Istana Presiden di Jakarta untuk menyerahkan surat itu ke presiden. Namun, Sholeh yang saat ini menjadi pengacara itu akan mengirimkannya melalui jasa penitipan paket yang diperkirakan sampai besok siang.
"Kalau datang sendiri malah lebih rumit. Bisa-bisa surat itu nggak kebaca presiden," tambah Sholeh.
Sholeh mengandaikan cara yang ditempuhnya sudah patas. Artinya surat yang akan dikirimkannya ke istana negara memang tidak akan langsung sampai ke tangan presiden. Namun pemberitaan mengenai surat itu yang dimuat di media pasti akan menggelitik presiden untuk segera membaca surat tersebut.
"Suratnya memang ditulis oleh Sugeng sendiri. Tetapi permohonannya untuk Sugeng dan Sumiarsih," tandas bapak 3 anak itu. (bdh/bdh)










































