Imbauan ini disampaikan dalam kampanye pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Malang di Gelanggang Olah Raga (GOR) Ken Arok, Selasa (15/7/2008).
Pernyataan Megawati ini, langsung disambut sorak sorai ribuan massa PDI Perjuangan
yang mengenakan atribut berwarna merah. Dukungan massa PDI Perjuangan ini sangat
dibutuhkan Megawati untuk melenggang menuju kursi Presiden.
"Kenapa saya butuh dukungan dari tingkat Kabupaten/Kota? Karena saya sebagai ketua
umum PDI Perjuangan secara resmi dicalonkan kembali untuk maju di 2009 mendatang,"
kata Mega dihadapan para pendukungnya. Dia berpesan kepada massa pendukungnya, untuk tidak golput.
Dia menyampaikan kemenangan Pilkada di 14 Propinsi menjadi modal PDI Perjuangan
untuk mencalonkannya menjadi Presiden. Selama 2 bulan ini, kata Mega, dirinya bersama pengurus DPP PDI Pejuangan terus berkeliling daerah untuk melakukan kampanye mencari dukungan.
Untuk itu, dia menginstruksikan para kader dan simpatisan partai berlambang kepala
banteng ini untuk menggunakan hak pilihnya pada hari pemungutan suara, baik pada
Pilkada, Pemilihan legislatif dan Pemilihan Presiden.
Mega mengaku prihatin dengan tingginya angka golput dalam Pilkada di sejumlah daerah. "Jangan ikut golput. Jangan pertaruhkan waktu 5 tahun ke depan," jelasnya.
Dia juga menyindir pengamat politik LIPI Hermawan Sulistyo, yang mengkampanyekan
golput setelah gagal maju dalam Pilkada Jawa Timur melalui calon perseorangan. "Bayangkan kalau orang yang golput, tapi punya keinginan untuk dipilih bagaimana
caranya? Dipilih mau tapi memilih tidak mau, itu salah gak ada aturannya," tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Mega juga mengkampanyekan calon Gubernur Jawa Timur asal PDI Perjuangan Sutjipto dan Calon Walikota Malang Peni Suparto yang didukung partainya.
Dia berharap Pilkada di Jawa Timur dan Kota Malang ini bisa melengkapi kemenangan PDI Perjuangan setelah Bali dan Jawa Tengah. (gik/gik)











































