Diduga korban yang membawa motor Mega Pro bernopol N 3056 TU ini ditabrak truk yang melaju kencang dari arah Pasuruan ke Surabaya. Peristiwa itu baru diketahui oleh warga sekitar pukul 07.00 WIB saat melihat tubuh korban bernama Pardi (42) warga Kemantren Rejo RT 4 RW 1 Rejoso tergeletak di jalan tepatnya di sebelah barat Timbangan Rejoso, Pasuruan.
Salah satu petugas Polantas Ngopak, Briptu Nasikan mengatakan pihaknya terus berupaya mencari informasi dari beberapa saksi mata.
"Untuk sementara korban diduga menjadi korban tabrak lari truk yang diduga melaju ke arah Surabaya," kata Nasikan kepada detiksurabaya.com saat di lokasi.
Meski begitu, kata dia, bisa juga korban jatuh sendiri lalu oleng dan kepala korban menghantam jalan aspal. Ini dibuktikan dengan masih utuhnya motor korban.
"Kalau tertabrak atau kesrempet, mungkin motornya sudah hancur," jelas Nasikan.
Sementara itu mayat korban dibawa ke kamar jenazah RSUD R Sudarsono Kota Pasuruan dan masih belum dibawa oleh pihak keluarga.
Sedangkan menurut petugas UGD RSUD R Sudarsono yang enggan menyebut nama mengaku, kepala korban hancur disebabkan kerasnya menghantam jalan.
"Untung, korban membawa identitas lengkap sehingga bisa diketahui alamatnya," terang petugas yang enggan menyebut namanya itu. (fat/fat)










































