"Untuk perhiasan saja mencapai 97 persen, sisanya barang gudang seperti sepeda motor, laptop dan ponsel," kata analis kredit Pegadaian Tegalboto, Ishom Mulyakin di kantornya, Sabtu (12/7/2008).
Masyarakat menggadaikan barangnya sejak bulan Mei lalu. Ishom memperkirakan pada bulan Juni-Agustus mendatang, barang yang digadaikan akan semakin meningkat. Sedangkan dalam minggu ini, Pegadaian Cabang Tegalboto mengeluarkan uang sebesar Rp 150 juta-Rp 170 juta.
Masyarakat menyerbu pegadaian karena tingginya kebutuhan masuk sekolah. Menurut Ishom, orangtua yang menggadaikan barangnya kebanyakan orangtua yang anaknya akan masuk SMP dan SMA. Sebab untuk orangtua yang anaknya akan masuk TK dan SD, sudah mempersiapkan jauh hari sebelumnya.
"Apalagi anaknya yang akan masuk SMP dan SMA, rata-rata diatas Rp 2 juta, jadi lebih banyak yang gadaikan barangnya," imbuhnya.
Sementara itu Mulyo Slamet, manajer Pegadaian Cabang Pasar Tanjung menambahkan, bahwa per hari, pihaknya mengeluarkan uang kredit sebanyak Rp 170 juta.
"Puncaknya bulan Agustus mendatang, Pada bulan Agusutus mendatang bisa mencapai Rp 200 juta - Rp 250 juta per hari" ujarnya. (bdh/bdh)











































