Peristiwa tersebut bermula saat truk tangki bernomor polisi W 8145 B bermuatan semen curah berjalan mengiringi truk trailer yang mengangkut besi batangan. Setibanya di tanjakan Desa Jatigunung, tiba-tiba trailer berhenti dan berjalan mundur. Penyebabnya diduga rem blong.
Tak pelak, cepatnya laju tailer yang berjalan mundur menyebabkan benturan hebat dengan truk tangki di belakangnya. Akibatnya tangki mengalami rusak parah pada bagian kabin.
Beruntung tidak ada korban jiwa namun akibat kejadian tersebut muatan semen curah seberat 15 ton terpaksa dilansir ke kendaraan lain.
"Kenek saya sudah berusaha turun untuk mengganjal roda trailer tapi nggak keburu," terang Hendri (48) pengemudi tangki saat ditemui detiksurabaya.com di lokasia kejadian Jumat (11/7/2008).
Musibah ini merupakan yang keenam kalinya terjadi di jalur Pacitan- Trenggalek dalam tiga bulan terakhir, menyusul dimulainya pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Sudimoro, banyak kendaraan pengangkut alat berat dan material yang melintasi jalur tersebut. Medan yang sulit serta banyaknya tanjakan terjal diduga menjadi penyebab seringnya terjadi kecelakaan.
Hingga pukul 12.00 WIB, warga setempat dibantu aparat kepolisian dari satlantas Polres Pacitan berusaha membuka jalan dengan membersihkan material di seberang jalan. Sementara awak kendaraan mengevakuai kendaraan naas itu.
(bdh/bdh)











































