Humas PT KA Daop VII, Eko Budianto mengatakan pemeriksaan penumpang gelap dalam dua pekan terkhir ini meningkat apalagi ditambah dengan liburan sekolah.
"Kita tingkatkan operasi penumpang liar kalau biasanya satu minggu dua kali namun libur sekolah ini kita razia setiap hari," jelasnya kepada detiksurabaya.com saat dihubungi, Jumat (11/7/2008).
Eko menambahkan, dalam razia penumpang liar tanpa tiket petugas yang disiapkan sekitar 20-an petugas. Melibatkan petugas gabungan dari polisi, TNI AD dan TNI AU.
"Akibat banyaknya penumpang liar selama bulan liburan ini mengalami kerugian hampir Rp 40 juta," tambahnya.
Dia mengaku, kebanyakan penumpang gelap kebanyakan dijumpai di gerbong kelas ekonomi dari Madiun tujuan Surabaya, Jogja serta kota-kota di Jawa Timur.
Diprediksi, kata dia, maraknya penumpang liar akan terus bertambah dan ditemukan hingga akhir Juli mendatang. (fat/fat)











































