Janji itu dilontarkan Ridwan Hisjam di Pondok Pesantren Nurul Huda, Pangelen, Dasuk, Sumenep, Kamis (10/7/2008).
Dia berjanji bakal melakukan perubahan dalam membagi hasil migas yang selama ini terjadi ketimpangan pembagian antara daerah dan pusat.
"Kalau SR memimpin Jatim, maka pendapatan dari migas itu harus sama antara daerah dengan pusat. Pembagiannya harus sama-sama 50 persen," ujar Ridwan dalam
pidato politiknya.
Menurut dia, pembangunan di Madura terjadi ketimpangan dan sama sekali tidak ada
kemajuan dari tahun ke tahun. Padahal, penghasilan migas dari Sumenep dan Sampang
sangat besar.
Dalam sambutannya, Ridwan yang didampingi istrinya Ny Nunung juga berjanji akan
memperbaiki perekonomian dan pendidikan serta kesehatan warga Madura.
Kampanye SR pada hari pertama di pulau garam Madura ini juga dilakukan di Kabupaten
Pamekasan oleh calon gubernur Sujipto, tepatnya di Desa/Kecamatan Pakong dan Desa Montok, Kecamatan Larangan, Pamekasan.
Di lokasi Ridwan kampanye, sempat menuai protes. Warga menyesalkan pemasangan stiker bergambar SR di sepeda motor tanpa seizin pemiliknya.
Salah seorang pengunjung kampanye SR, Ny Umamah (31) warga Dasuk, mengaku kecewa dengan penempelan stiker SR yang dilakukan tanpa izin pemiliknya.
"Sebaiknya minta izin dulu, baru stiker SR ditempel. Kalau begini caranya kan
tidak sopan," keluh Umamah pada detiksurabaya.com di lokasi kampanye.
(gik/gik)











































