Awalnya, meski Sutjipto dipastikan tidak hadir, namun cawagub Ridwan Hisjam yang akan menghadiri sejumlah jadwal kampanye di Jember, Rabu (9/7/2008).
"Pada awalnya Pak Ridwan diagendakan di Jember, tetapi ternyata pindah dan beralih ke Malang. Akhirnya untuk Jember hanya tim pemengan pemilu dari Provinsi dan kabupaten saja," kata Ketua Tim Pemenangan Pilgub Kabupaten Yusuf Iskandar. Sedangkan Soetjipto tidak bisa menghadiri kampanye karena mendadak dipanggil oleh Ketua umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.
Karena tidak ada pasangan tersebut, maka sejumlah agenda yang telah dijadwalkan batal. Tim sukses SR hanya membagi-bagi souvenir dan ajakan nyoblos nomor dua pada para pedagang di Pasar Balung. Padahal pada awalnya, akan ada dialog dan tatap muka dengan para pedagang.
Agenda yang lain yakni talk show di sebuah radio di Jember, pertemuan dengan kiai di sejumlah pondok pesantren akhirnya juga batal. "Meski begitu kita optimis, kita akan bisa meraup suara tinggi di Jember," tegas Yusuf.
PDI Perjuangan yang mengusung pasangan SR menargetkan perolehan 25 persen dari 1,7 juta suara pemilih di Jember dalam pemilihan gubernur ini. PDIP sendiri dalam pemilu lalu meraup dukungan 210 ribu, pemilih atau sekitar 13 persen dari total pemilih. (bdh/bdh)











































