Paiti Tewas Setelah Disuntik Mantri Palsu

Paiti Tewas Setelah Disuntik Mantri Palsu

- detikNews
Selasa, 08 Jul 2008 15:18 WIB
Malang - Sering mengeluh matanya karena penyakit katarak yang dideritanya, Paiti alias Mbok Warimi (50) warga Dusun Ketudo, Desa karangjati, Kecamatan Lumbang, Pasuruan meregang nyawa.

Dia tewas setelah disuntik seorang mantri sebanyak dua kali di rumahnya. Mantri yang sehari-hari sebagai guru ngaji itu bernama M Muhyi Nurcholiq (48) warga Desa/Kecamatan Nguling, Pasuruan.

Jenazah Paiti pun dilarikan ke RSU Syaiful Anwar, Malang untuk divisum. Menurut keterangan Sugiyanto (27), salah satu anak korban yang mengantarnya ke RSSA Malang mengatakan, sebelum tewas ibunya meminta bantuan medis kepada seorang mantri keliling.

"Kami tahu proses penyuntikan dua kali di bagian pantat. Tapi selang 15 menit kemudian ibu tidak bernyawa lagi," katanya kepada detiksurabaya.com di kamar mayat RSSA Malang, Senin malam.

Beruntung, keluarga bersama warga sekitar segera tanggap dan mengamankan pelaku sebelum meninggalkan kawasan desa itu.

"Ibu memang mempunyai keluhan dengan penyakit katarak yang selama ini menggangu. Ibu sendiri memang yang meminta disuntik setelah melihat mantri tersebut melintas di depan rumah," imbuh Sugiyanto.

Sementara itu pihak keluarga korban sampai saat ini masih menunggu proses autopsi dilakukan tim dokter RSSA Malang.

Sedangkan pelaku sudah diamankan di Mapolsek Lumbang bersama barang bukti sejumlah alat medis. "Kita telah amankan pelaku bersama barang buktinya. Saat ini masih menjalani pemeriksaan," ujar Kapolsek Lumbang AKP Doddi P Irianto, Selasa (8/7/2008). (fat/fat)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini