Tim dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Cabang Surabaya mendatangi lokasi kecelakaan yang menewaskan 6 orang.
"Ada enam anggota Puslabfor yang diturunkan. Mereka datang sekitar pukul 10.00 WIB," kata Kaposlantas Purwosari Iptu Wisman kepada detiksurabaya.com saat di lokasi, Selasa (8/7/2008).
Sementara itu hasil pemeriksaan yang dilakukan terhadap sopir truk gandeng, Ahmad Sulauchan, kecelakaan itu terjadi akibat rem blong.
"Dari pengakuan sopir, kecelakaan itu karena rem blong. Makanya kedatangan tim puslabfor untuk memastikan kebenaran pengakuan tersebut," tambah Wisman.
Sementara jumlah korban tewas dalam insiden itu meliputi enam orang tewas dan tujuh orang mengalami luka.
"Jumlah korban tewas adalah enam orang dan yang mengalami luka berjumlah tujuh orang," jelasnya.
Keenam korban yang tewas yakni, adalah Fauzi Ahmad Jaiz, beserta istri dan anaknya, Khusnul Khotimah dan Ulfatun Nadhiroh. Setelah itu Triwikanti dan anaknya, Galuh. Dan satu korban yang sempat tak teridentifikasi adalah Alda, keponakan Fauzi.
Sementara tujuh korban luka yang kebanyakan mengalami patah tulang yakni Nawawi, Legimin, Ribut dan anaknya Zaenul Arifin. Selain itu Berikutnya, Taufik, Arifin, Agus Wahyudi. Ke-7 korban dilarikan ke RSU SYaiful Anwar, Malang. (fat/fat)











































