Kenazah Galuh yang mengalami luka serius di bagian kepala ini sudah dibawa pulang anggota keluarga dengan menggunakan mobil ambulance milik Pemerintah Daerah Kabupaten Pasuruan.
"Sudah dibawa pulang tadi petang menggunakan mobil ambulance," kata Sakuntala petugas Kamar Mayat Rumah Sakit Syaiful Anwar (RSSA) Malang.
Sebelumnya, Galuh sempat menjalani perawatan medis intenisif di IRD RSSA Malang. Korban sendiri harus diberikan tambahan oksigen saat perawatan.
Meninggalnya Galuh menambah daftar jumlah korban tewas dalam kecelakaan beruntun tersebut menjadi lima orang. Sedangkan 5 korban luka masih menjalani perawatan di ruang gawat darurat RSSA Malang.
Sementara itu dua korban tewas berada di kamar mayat RSSA Malang telah teridentifikasi. Keduanya adalah Khusnul Khotimah (48), serta Luluk Ulfatun (9), mereka warga Jalan MUharto Gang V Malang, serta Triwikanti (40),ibunda Galuh Larasati.
Sedangkan korban tewas lainnya yang berada di RSUD Bangil tercatat bernama H Fauzi (48) suami korban tewas Khusnul Khtimah dan ayah dari korban Luluk Ulfatun. Ketiganya merupakan satu keluarga yang mengendarai sepeda motor dalam perjalanan dari Malang menuju Surabaya.
Kedua jenazah Khusnul serta Luluk hingga kini masih berada di kamar mayat RSSA Malang.
Sebelumnya sebuah truk gandeng diduga mengalami pecah ban di depan Pasar Purwodadi, Pasuruan sekitar pukul 11.15 WIB. Akibatnya, truk oleng dan menabrak 8 sepeda motor serta 4 mobil.
(bdh/bdh)










































