Hal ini diungkapkan oleh petugas laka lantas Polres Pasuruan, Bripda Sudjiono kepada detiksurabaya.com di kamar mayat RSU Syaiful Anwar, Malang.
"Saya mengawal korban luka sebanyak 6 orang dan korban tewas 3 orang. Korban tewas yang teridentifikasi masih satu orang. Korban yang tewas ujukan dari RSUD Bangil," katanya, Senin (7/7/2008).
Korban tewas yang teridentifikasi bernama, Triwikanti (40) warga Desa Purworejo, Kecamatan Purwodadi. Wanita berambut sehari yang mengenakan baju hitam ini kepalanya hancur, meski kondisi tubuhnya masih utuh.
Sementara itu korban tewas yang tak teridentifikasi yakni seorang anak yang usianya berkisar 12 tahun mengenakan baju warna merah dan celana pendek warna hijau serta satu korban lagi diperkirakan berusia 35 tahun berambut keriting sebahu dan kulit sawo matang.
Sedangkan korban luka berjumlah 6 orang rata-rata mengalami patah tulang yakni bernama:
1. Nawawi (25) warga Malang
2. Ribut Irwanto (31) warga Desa Sumberbening, Bantur, Malang
3. Legimin (40) warga Desa Sumberbening, Bantur, Malang
4. Agus Wahyudi (46) kenek truk fuso warga Turen
5. Galuh (10) warga Desa Purworejo, Kecamatan Purwodadi
6. Taufik (31) warga Pandaan
Ke-6 korban luka menjalani perawatan di IRD RSU Syaiful Anwar, Malang. Dari para korban kondisi yang paling parah dan kritis yakni Galuh. Dia mengalami luka di kepala dan belum sadarkan diri.
Sebelumnya sebuah truk gandeng diduga mengalami pecah ban di Pasar Purwodadi, Pasuruan sekitar pukul 11.15 WIB, Senin (7/7/2008). Akibatnya, truk oleng dan menabrak beberapa motor serta mobil. 4 orang dinyatakan tewas dan beberapa terluka. (fat/fat)











































