Dari pantauan detiksurabaya.com, bocornya tangki tersebut membuat beberapa warga hendak mengambil isi bahan bakar tersebut. Namun upaya warga untuk mengambil bahan bakar itu dihalau oleh petugas KA.
"Ndak boleh diambil, ndak boleh..!," teriak salah satu petugas KA yang enggan disebut namanya saat menjaga KA di lokasi, Jumat (4/7/2008).
Halauan petugas itu membuat beberapa warga yang membawa jerigen langsung mengurungkan niatnya dan memilih berdiam diri di lokasi atau kembali ke rumahnya masing-masing.
Meski ada benturan keras tabrana 2 KA tersebut, namun rel KA tidak ada yang rusak sama sekali.
Sementara itu menurut salah satu saksi, Jaelani (45) warga Desa Sengon yang saat itu berada di sawah dirinya kaget saat mendengar benturan keras. Setelah mencari arah suara, ternyata dua kereta telah bertabrakan.
"Duaar...! ternyata setelah saya lihat ada dua kereta yang tabrakan," kata Jaelani kepada detiksurabaya.com saat di lokasi," jelasnya.
(fat/fat)











































