Kejadian tersebut bermula saat Mardiyanto hendak mengambilkan gaji salah satu karyawannya di BPR Tanjung Tani, di Jalan Soekarno-Hatta, Dusun Tepus, Desa Sukorejo, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri. Lelaki berperawakan tegap tersebut mengendarai Mobil Daihatsu Taft GT AG 1960 AD lalu memarkirnya di depan BPR dan langsung masuk ke dalam.
Sesampai di halaman BPR, tanpa pikir panjang Mardiyanto langsung masuk ke dalam dengan meninggalkan sebuah laptop dan uang tunai di dalam mobil yang hanya diletakkan di atas jok mobilnya. Naas, setelah setengah jam melakukan transaksi di dalam BPR dan hendak meningalkan lokasi, kaca mobil bagian depan kiri telah pecah, dengan sebuah laptop dan uang tunai di atas jok telah raib.
"Ya nggak ada firasat apapun. Lagian saya lihat di depan BPR saat saya datang ada petugas parkir, dan saya pikir aman," katanya kepada detiksurabaya.com, Rabu (2/7/2008).
Mengetahui telah menjadi korban pencurian, Mardiyanto langsung melapor ke petugas di dalam BPR yang dilanjutkan ke Mapolsek Gampengrejo.
Dalam pemeriksaan petugas di lokasi Mardiyanto menuturkan, selama berada di dalam BPR dia sama sekali tak mendengar adanya suara gaduh yang menandakan aktifitas memecah kaca mobilnya. Namun dia mencurigai petugas parkir sebagai pelakunya, yang
diakuinya saat mengetahui kaca mobilnya pecah, sang petugas parkir telah meninggalkan lokasi.
"Awalnya dia ada di sini, dan dia juga yang mengatur saya parkir. Tapi saat saya lihat kaca mobil saya pecah, petugas parkir itu tak ada di tempatnya," jelasnya.
Sementara hasil olah TKP petugas reskrim Polsek Gampengrejo menunjukkan kaca mobil dipecah dengan benda tumpul yang lunak, sehingga tak mengeluarkan suara saat kaca dipecahkan. Hingga saat ini petugas masih melakukan pengejaran terhadap pelakunya.
"Sampai sekarang kita masih lakukan penyelidikan dengan memintai keterangan beberapa saksi, tunggu saja," kata Kapolsek Gampengrejo AKP Abraham Sisik.
Mengenai kemungkinan pelaku adalah petugas yang mulanya menyamar sebagai juru parkir, Abraham Sisik juga tidak dapat memastikannya. "Tunggu saja, dan kemungkinan ke arah itu juga terbuka," pungkasnya. (bdh/bdh)











































