Selain itu mereka menolak penetapan Dirut Utama dan Direktur Keuangan baru, karena dianggap pemberhentian Dirut PTPN X, Adi Prasongko dan Direktur Keuangan, Thendri Suprianto sebelum jabatan berakhir.
"Kami menolak dua direksi baru, karena tidak sesuai dengan aspirasi karyawan pabrik gula (PG)," teriak Ketua Serikat Pekerja Pabrik Gula Jombang Baru, Indra Bustami saat berorasi.
Dalam unjuk rasa itu, para karyawan membawa berbagai poster dan dua spanduk besar berisi kecaman atas penghentian direksi dan penolakan atas KSO.
Sebelum berorasi, mereka berjalan dari kantor administrasi menuju ke pintu gerbang perusahaan yang berjarak 200 meter. Mereka membawa puluhan kentongan yang dipukul-pukul sebagai musik pengiring dalam teriakannya, 'Tolak-Tolak KSO Sekarang Juga'.
Unjuk rasa ini berakibat kantor administrasi berhenti total. Sementara sebagian pekerja masih melakukan produksi. Total dari 860 karyawan hanya sebagian berunjuk rasa.
Meski unjuk rasa dilakukan di dalam perusahaan, namun polisi dari Polres Jombang melakukan penjagaan ketat.
(fat/fat)










































