Konser dalam rangka ulang tahun Kota Mojokerto ke-90 itu, dimulai sejak sekitar pukul 20.30 WIB dan bubar sekitar pukul 23.00 WIB, Sabtu (28/6/2008). Namun hingga
sekitar pukul 01.30 WIB, Minggu (29/6/2008), jalan-jalan protokol masih dijaga polisi.
Penjagaan jalan utama di kawasan pertokoan, terutama di jalan Majapahit, untuk menghindari amuk para penonton, usai terlibat tawuran. Konser itu sendiri dihadiri tidak kurang dari 5 ribu penonton.
Dalam amatan detiksurabaya.com, sedari awal konser musik band Five Minutes itu sudah diwarnai kericuhan kecil. Penyebabnya, pagar pembatas jebol karena tidak mampu menampung jumlah penonton.
Terlebih saat vokalis band Five Minutes, Richie, mulai naik panggung. Penonton di bagian belakang merengsek maju, sehingga penonton bagian depan terjepit. Sebanyak 4 penonton yang masih anak-anak, lalu dikeluarkan polisi karena terjepit.
Saat konser Five Minutes dimulai, tawuran terjadi. Bermula saat 2 pemuda berambut cepak dengan tubuh agak kurus, terlibat tawuran dengan seorang penonton.
Menghindari bentrokan, polisi mengeluarkan ketiganya secara paksa.
Keributan lebih besar terjadi manakala beberapa penonton mulai melempar botol, sandal dan batu ke penonton lainnya. Aksi saling lempar kemudian berlanjut.
"Damai, konser ini terus apa tidak," seru vokalis Five Minutes, Richie, dari atas panggung.
Namun seruan itu tidak dihiraukan. Kedua pagar pembatas antar-penonton lalu roboh.
Para penonton saling lempar berbagai benda. Polisi lalu membubarkan paksa para penonton, sehingga para penonton lari tunggang-langgang.
Dalam hitungan detiksurabaya.com, tercatat sedikitnya 5 orang terluka dan 4 penonton
ditangkap polisi. Para penonton yang terluka, pulang dengan kepala atau kening memar. (gik/gik)











































