Akibatnya pengendara motor, Anam Santoso (24) warga Sumput Asri Blok C-1 Driyorejo Gresik tewas dan terlempar sejauh 3 meter. Sedangkan motornya Yamaha Vega warna biru nopol W 3861 IL terbelah menjadi dua saat terlempar sejauh 15 meter di bawah KA.
"Saat itu pintu perlintasan sudah tertutup, tapi penjaga memberi kesempatan sebuah truk tronton muat pasir melewati perlintasan," kata salah satu saksi yang berada di lokasi, Samsul (35) warga Ketegan RT I RW I, Sidoarjo saat di lokasi, Senin (23/6/2008).
Sayang kejadian yang jaraknya 300 meter dari Stasiun Sepanjang, kata dia, di belakang truk tronton, sebuah motor mengikuti dari belakang. Bila truk yang tak diketahui nopolnya itu lolos, sementara motor mengalami naas.
Sementara penjaga perlintasan, Masrun (53) warga Wonocolo RT III RW V Sepanjang mengaku jika telah menutup pintu perlintasan.
"Saya masih memberi kesempatan truk tronton lewat. Tapi saat ada motor di belakangnya, sya sama sekali tidak mengetahui," jelasnya saat di pos penjagaan Ketegan.
Jenazah korban pun dievakuasi ke RSUD Sidoarjo oleh moil ambulans. Sementara arus lalu lintas terlihat padat merambat baik dari arah Sepanjang ke Ketegan maupun sebaliknya.
Sedangkan KA yang membawa 7 gerbong dengan nomor loko CC 20143 yang dimasinisi Kasihono dan asisten Anwar, sudah melapor peristiwa itu ke Stasiun Sepanjang. (fat/fat)











































