Surip, ditemukan tewas tepat di belakang rumah tetangga, Sukasih (65) Jumat (20/6/2008) pagi. Di tangannya tergenggam sebilah celurit. Sementara di tubuhnya dipenuhi luka lecet.
Saat itu Sukasih hendak mengambil air di sumur. Rupanya, mayat Surip tergeletak diantara sumur dengan dinding rumah. Warga yang datang ke lokasi mengaku curiga dengan keberadaan Surip di belakang rumah.
"Diperkirakan Surip tewas sejak malam hari saat akan mencuri," kata Syaifudin (36), tetangga Sukasih.
Namun Sukasih tidak mau menuduh tetangganya itu, hendak mencuri di rumahnya. Sebab selama ini dirinya juga mengenal Surip. "Saya tidak punya apa-apa, lalu apa yang mau dicuri," kata Sukasih yang di rumahnya hanya ada sebuah TV.
"Kalau lihat lukanya, ya jelas Surip tewas karena tersengat listrik. Masalahnya, kenapa Surip ada di belakang rumah itu dengan membawa celurit," kata Kepala Dusun Gadingmangu, Jufri (39) saat berada di depan rumah Sukasih.
Meski menduga Surip tewas saat hendak mencuri, namun polisi belum bisa memastikan motif Surip berada di belakang rumah Sukasih dengan membawa celurit. "Masih kami selidiki," kata Kapolsek Perak AKP Sutikno usai melihat mayat Surip.
Untuk memastikan penyebab kematiannya, polisi membawa mayat Surip ke RSU Swadana Jombang untuk diotopsi. Sementara polisi menyita sebilah celurit dan sepotong kabel listrik yang diduga menjadi penyebab tewasnya Surip. (fat/fat)











































