Mobil warna hitam tersebut raib sekitar pukul 03.00 WIB, Kamis (19/6/2008) setelah malingnya berhasil membobol gembok pintu gerbang rumah Wachid di Jalan Panglima Polim, Bojonegoro. Sedangkan Wachid sendiri baru menyadari mobilnya tidak berada di tempat ketika bangun tidur pukul 06.00 WIB.
"Pagi tadi saya pikir ada yang pinjam mobil saya. Ternyata saya menemukan gembok pagar dirusak," terang Wachid pada detiksurabaya.com saat menyampaikan laporan kehilangan di Mapolres Bojonegoro, Kamis (19/6/2008).
Menurut Wachid, sebelum hilang, mobil senilai Rp 300-an juta itu habis dipakainya keluar kota pada malam harinya. Ketua FKB DPRD Bojonegoro ini menduga maling telah mengincar mobilnya sejak lama.
Pangaduan Wachid baru bisa diproses oleh petugas sentral pelayanan kepolisian (SPK) Polres sekitar pukul 12.00 WIB gara-gara listrik PLN padam. Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Setyo K Heriyatno menduga ada keterlibatan orang dalam di kasus
ini.
"Kok bisa ya? X-Trail itu kan mobil mewah, pasti sistim security-nya bagus. Kalau tidak dengan kuncinya sendiri tidak mungkin bisa dibobol," kata AKP Setyo dihadapan sejumlah wartawan.
Sudah sekian lama tidak terjadi pencurian mobil di Bojonegoro. Dengan kejadian ini Polres kembali mendapat tugas berat untuk membongkar sindikat pencuri kendaraan bermotor.
"Sejak saya menjabat di sini tidak pernah ada kasus pencurian mobil. Baru kali ini ada kasus pencurian mobil mewah yang menimpa anggota DPRD," ujar Kabag Binamitra Polres Bojonegoro, Kompol Khusen Hidayat secara terpisah. (bdh/bdh)











































