Akibat benturan keras itu, kondisi truk ringsek meski kondisi sopir, Lutfi Jamaludin (31) mengalami luka lecet.
Rombongan kendaraan Bupati Situbondo, Ismunarso itu hendak menuju peresmian Unit Sekolah Baru (USB) di Besuki. Namun di tengah jalan, berpapasan dengan truk diesel yang melaju dengan kecepatan tinggi.
Saat itu, di jalur pantura Desa Pasir Putih, pengemudi truk bernopol P 7849 DG ini hendak mendahului kendaraan yang ada di depannya. Karena kaget dengan iring-iringan kendaraan bupati yang dikawal oleh mobil Patroli Pengawal (Patwal) Polres Situbondo, Lutfi kaget.
"Ketika hendak menyalip itulah, mendadak muncul rombongan kendaraan dari arah timur. Saya benar-benar tidak tahu kalau ada rombongan kendaraan bupati yang dikawal patroli dari arah depan," ungkap Lutfi, saat menjalani perawatan medis di RSUD Situbondo.
Untuk menghindari iring-iringan rombongan mobil bupati dan sejumlah pejabat Pemkab Situbondo, Lutfi spontan membanting kemudi truknya ke kiri. Namun naas, upaya menghindari konvoi kendaraan pejabat truk Lutfi justru menghantam sebuah truk tronton yang berada tepat di depannya.
Sementara Kasat lantas Polres Situbondo, AKP Ronny Edy Yusuf melalui Kanit Laka, Aiptu Sugiono saat dikonfirmasi mengaku peristiwa itu human error.
"Penyebab kecelakaan itu human error. Pengemudi truk melaju dengan kecepatan cukup tinggi dan tidak melihat ada iringin-iringan kendaraan dari arah depan. Padahal mobil Patwal sudah membunyikan sirine," jelasnya. (fat/fat)











































