Perselingkuhan ibu tiga anak itu dilakukan ini akhirnya digerebek suaminya sendiri, Isak (35) Desa Sumberejo, Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri. Saat itu Supeni sedang berduaan dalam kamar bersama Budianto (25) pasangan selingkuhnya.
"Sudah tak terhitung lagi berapa kali saya peringatkan agar dia menghentikan perselingkuhan itu. Kasihan anak-anak," katanya saat menjalani pemeriksaan sebagai saksi di Mapolsek Kandat Jalan Raya Kediri Blitar, Selasa (17/6/2008).
Selama ini, jelas Isak, istrinya sering pulang ke rumah ibunya dan menginap beberapa hari. Rupanya kesempatan ini digunakan untuk berselingkuh dengan Budianto, yang tak lain adalah tetangganya di Desa Sumberejo.
"Saya pikir awalnya ya sambang saja, tapi nggak tahunya berselingkuh," ujarnya dengan nada geram.
Isak mengaku akan mengajukan gugatan cerai, karena selain merasa dikhianati, dirinya juga sudah tidak sanggup lagi mendidik istrinya untuk kembali ke jalan yang benar.
Sementara Supeni dalam pemeriksaan, nekat berselingkuh setelah jengah dengan sikap suaminya yang seringkali kasar. Bahkan, Supeni mengaku seringkali minta diceraikan, namun tak pernah dituruti.
"Dia sekarang jadi kasar dan tak lagi sayang kepada saya. Kalau ada lelaki yang bisa menyayangi saya, kenapa saya tidak menerimanya," kata Supeni enteng.
Sedangkan Kapolsek Kandat AKP.Heri Siswoko mengatakan, pihaknya akan melanjutkan proses hukum terhadap kedua pelaku perselingkuhan yang tertangkap tangan.
"Karena ini laporan datang langsung dari keluarga korban dan tidak ada langkah damai, maka kami akan melanjutkan proses hukumnya," kata Heri. (fat/fat)











































