Tim SR Tolak Turunkan Atribut Cagub-cawagub

Pilgub Jatim

Tim SR Tolak Turunkan Atribut Cagub-cawagub

- detikNews
Senin, 16 Jun 2008 17:38 WIB
Situbondo - Kegiatan penertiban alat peraga kampanye pasangan cagub-cawagub Jatim oleh Panwas Pilgub Situbondo, Senin (16/6/2008), diwarnai ketegangan.

Tim kampanye pasangan Sucipto-Ridwan Hisjam (SR) ngotot untuk tidak menurunkan semua alat peraga yang tersebar di tengah kota, alun-alun hingga jalan protokol di Kabupaten Situbondo.

"Seluruh atribut Pilgub pasangan SR akan dipasang hingga tiga hari menjelang pemungutan suara. Bagi kami atribut itu bukan kampanye tapi sosialisasi. Maka bila Panwas Pilgub atau siapapun menurunkan tanpa izin pemiliknya, kami akan melaporkan ke polisi dengan laporan tindak pidana perusakan, pencurian serta perbuatan tidak menyenangkan," ungkap Jainur Ridho, Ketua PAC PDIP Kota.

Sikap PDIP yang memilih tidak menertibkan alat peraga kampanye tersebut, kata Jaenur, adalah sikap resmi dari DPD PDIP Jatim. Maka sebagai organisasi dibawahnya, pihaknya mau tidak mau harus tunduk pada instruksi DPD PDIP.

Sikap Tim Kampanye SR tersebut sangat bertolak belakang dengan sikap tim kampanye empat pasangan lainnya. Pasangan Khofifah-Mujiono (Ka-ji), Sukarwo Saeful (KarSa), Soenarjo-Ali Maschan (Salam) serta pasangan Achmady-Suhartono (Achsan), justru memilih menertibkab alat peraga kampanyenya sendiri.

Disaksikan seluruh anggota Panwaskab Situbondo dan Satpol PP, penertiban mulai dilakukan dari alun-alun Kota Situbondo. Bahkan tim kampanye pasangan KarSa dan pasangan Kaji, langsung berinisiatif menertibkan alat peraga yang tersebar di semua Kabupaten.

"Tidak perlu diturunkan Panwas, hari ini alat peraga yang masih terpasang Insya Allah akan kami tertibkan semua. Bagi kami, waktu sosialisasi sudah cukup. Keindahan dan estetika kota juga merupakan bagian dari kampanye sejuk pasangan KarSa," ungkap Habib Saleh Al Muhdlar, Wakil Ketua Partai Demokrat Situbondo.

Sementara, Ketua Panwas Pilgub Kabupaten Situbondo John Hari Santoso, saat dikonfirmasi mengaku masih melakukan upaya persuasif agar semua tim kampanye pasangan cagub mau bermain sesuai aturan main yang ada. Namun jika upaya persuasif tidak berhasil, John mengaku pihaknya tidak akan segan-segan bertindak tegas.

"Masyarakat sekarang sudah pandai. Mereka pasti tidak akan bersimpati pada tim pasangan calon yang mengabaikan estetika dan melanggar aturan main. Jadi tidak ada untungnya membuat masyarakat antipasti gara-gara pasangan calon mengabaikan keindahan dan estetika," tegasnya. (bdh/bdh)
Berita Terkait