Irwan menghembuskan nafas terakhir pukul 11.00 WIB di ruang gawat darurat RS Fatimah, Banyuwangi. Keterangan dari petugas medis yang merawat Irwan, luka di tubuh korban tidak terlalu parah namun terjadi pendarahan di dalam tubuhnya. Hal ini diperkuat dengan hasil rontgen yang menunjukkan adanya pendarahan.
Musibah yang menimpa Irwan ini terjadi saat pria yang tinggal di Desa Kebaman Kecamatan Srono ini hendak menuju kantornya di Jl Adi Sucipto. Seyogyanya hari ini Irwan bersama anggota Panwas yang lain melakukan inspeksi di tingkat kecamatan.
"Kegiatan Panwas untuk hari ini sementara kita tunda," kata Ketua Panwas Banyuwangi Jainuri saat berada di RS Fatimah, Jalan S Parman Banyuwangi.
Tidak ada yang tahu pasti peristiwa kecelakaan yang merenggut nyawa Ketua Ikatan Jurnalis Radio (IJRA) Banyuwangi. Namun menurut beberapa sumber Irwan terlibat kecelakaan dengan sebuah truk.
Keterangan dari pihak polisi lalu lintas mengatakan saat kejadian,lokasi kecelakaan sedang hujan. Diduga sebelum menghantam truk, Irwan terlebih dahulu sudah jatuh.
"Motor korban mungkin terpeleset lalu jatuh, kemudian menghantam truk," ujar Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Banyuwangi Ipda Sutrisno, saat dihubungi, Rabu (11/6/2008).
Sutrisno mengatakan pihaknya telah mengamankan sopir truk tersebut dan dimintai keterangan seputar kecelakaan tersebut. (fat/fat)










































