Pembangkit Listrik Dibakar, Warga Pakai Lampu Minyak

Pembangkit Listrik Dibakar, Warga Pakai Lampu Minyak

- detikNews
Selasa, 10 Jun 2008 12:41 WIB
Lumajang - Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) di kaki Gunung Sawur yang dikelola warga Desa Sumber Wuluh Kecamatan Candipuro, Lumajang, Jawa Timur dibakar orang tak dikenal.

Imbasnya warga yang selama ini menggantungkan sumber energi dari pembangkit yang menggunakan kincir angin ini tidak lagi bisa menikmati penerangan listrik akibat pembakaran yang terjadi Senin (9/6/2008) itu.

PLTMH yang sudah dibangun tahun 1990, ini untuk memenuhi kebutuhan listrik dari PLN yang belum masuk ke Desa Sumber Wuluh. Dan warga akhirnya menolak berlangganan PLN karena dianggap mahal.

Sekitar 138 KK masih mengunakan PLTMH ini karena selain biayanya murah, pembayaran hanya dilakukan saat ada kerusakan saja.

"untuk memperbaiki PLTMH butuh waktu 2 sampai 3 bulan. Untuk sementar warga
menggunakan lampu tempel dari minyak tanah dulu," kata Yono, Operator PLTMH kepada wartawan ditemui di lokasi kejadian, Selasa (10/6/2008).

PLTMH berkekuatan 25 kilowatt untuk satu dusun. Kata Yono, Alat di PLTMH tidak mungkin terbakar, karean sudah dipasang alat otomatis.

"PLTMH ini dibakar dengan ada beberapa bekas korek api berserakan di dalam gerdu PLTMH," ungkap Yono.

Polsek Candu Puro yang datang di lokasi kejadian langsung memasang police line. "Kami masih mengumpulkan barang bukti dan saksi untuk mengungkap pelaku pembakaran ini," kata AKP Djumali Kapolsek Candipuro.


"Waduh mas, bagaimana ini warga tidak bisa menerangi rumahnya, aku yakin ada
orang yang tidak suka warga menggunakan PLTMH," kata Mora warga Desa Sumber Wuluh.
(gik/gik)
Berita Terkait