Liburan Wisata TK Karangdieng Berbuah Maut

Liburan Wisata TK Karangdieng Berbuah Maut

- detikNews
Senin, 09 Jun 2008 16:30 WIB
Liburan Wisata TK Karangdieng Berbuah Maut
Batu - Rencana rombongan murid TK Karangdieng, Mojokerto menghabiskan liburan di tempat wisata Jatim Park musnah. Karena bus wisata bernopol AG 6678 PU ini terbakar di dekat terminal Kota Batu, sekitar pukul 10.30 WIB, Senin (9/6/2008).

Peristiwa yang mengakibatkan tiga orang tewas ini berawal saat bus yang membawa 107 penumpang dihentikan oleh petugas dari DLLAJ karena membawa penumpang yang melebihi batas. Namun, saat sopir bus akan menemui petugas, dia lupa mengaktifkan rem tangan.

Karena kecerobohan sang sopir yang hingga kini belum diketahui identitas ini, bus tiba-tiba berjalan mundur dan baru berhenti setelah menabrak sebuah warung nasi. Sayangnya, saat bus berhenti, tiba-tiba muncul kobaran api dari dalam warung dan langsung menyambar badan bus bagian belakang.

Api yang menyambar badan bus ini diduga berasal dari kompor yang menyambar sebuah kasur yang ada di dalam warung. Bahkan menurut saksi mata, sebelum terbakar habis, sempat terdengar suara ledakan. Namun dia tidak mengetahui persis asal ledakan itu.

Saat api mulai merambat ke seluruh badan bus, para penumpang yang terdiri dari anak-anak dan orangtua ini menjerit histeris dan berebut keluar bus untuk menyelamatkan diri. Namun naas bagi tiga korban tewas yang bernama Husni Mubarok (5), Umami (5) serta seorang wanita bernama Suyati (30). Ketiga korban tewas ini diduga terjebak di dalam kobaran api di warung saat akan berusaha menyelamatkan diri.

"Mungkin karena panik itu, tiga korban yang tewas malah terjebak di dalam warung saat api semakin membesar," ujar Welas salah seorang saksi yang ikut mengevakuasi jenazah korban.

Kobaran api yang menghanguskan seluruh bodi bus baru bisa dipadamkan oleh 5 unit mobil PMK 1 jam kemudian.

Sementara, untuk 93 penumpang bus yang selamat menurut Kapolres Batu AKBP Dwi Safitri, sore dipulangkan ke Mojokerto dengan menggunakan bus milik Pemkot Batu. Sedangkan 11 penumpang yang mengalami luka bakar, saat ini masih menjalani perawatan di RS Baptis dan RS Islam Kota batu karena menderita luka bakar lebih dari 15 persen. (bdh/bdh)
Berita Terkait