Kemarau Panjang, Warga Pacitan Terancam Krisis Air Bersih

Kemarau Panjang, Warga Pacitan Terancam Krisis Air Bersih

- detikNews
Minggu, 08 Jun 2008 12:25 WIB
Kemarau Panjang, Warga Pacitan Terancam Krisis Air Bersih
Pacitan - Menyusul datangnya musim kemarau, warga tiga kecamatan di wilayah barat kabupaten Pacitan terancam krisis air bersih. Pasalnya, beberapa sumber air yang menjadi tempat mereka bergantung mulai mengering.

Ketiga kecamatan itu, Pringkuku, Punung dan Donorojo.

Di desa Gedompol kecamatan Donorojo, warga terpaksa antre untuk mengambil air dari sumber Ngorodowo yang merupakan satu-satunya mata air yang dapat dikonsumsi. Bukan hanya warga setempat yang menggantungkan hidup dari sumber itu. Mata air terletak di dasar lembah sedalam 100 meter itu juga menghidupi warga desa sekitarnya.

"Kalau kemarau sudah mencapai puncaknya saya selalu mengambil air ke tempat ini," ungkap Marikem (42) warga desa Klepu Karanganom yang mengaku terpaksa berjalan 3 kilometer untuk mencapai mata air Ngorodowo.

Lebih lanjut Marikem menuturkan di desa tempat tinggalnya sebenarnya sejak 3 bulan lalu sudah terpasang pipa PDAM. Namun ironisnya, sampai sampai saat ini sarana tersebut belum dapat difungsikan. Ia berharap pemerintah daerah segera turun tangan dengan menambah jumlah tangki pasokan air tiap tahunnya.

"Sekali kirim biasanya dua tangki, kalau bisa minta ditambah," pintanya. Untuk menutup kekurangan itu, kata Marikem biasanya warga membeli dari pedagang asal Wonogiri seharga Rp 150 ribu per tangki kapasitas 15 ribu liter.

Foto: Warga rela antre untuk mengambil air. Selain untuk dikonsumsi, air yang diambil dari sumber ini juga digunakan untuk mandi/Oto Nugroho Adi (bdh/bdh)
Berita Terkait