Nekat Rampas Ponsel, Pengamen Didor

Nekat Rampas Ponsel, Pengamen Didor

- detikNews
Sabtu, 07 Jun 2008 14:58 WIB
Lumajang - Satu dari tiga komplotan perampasan ponsel berhasil digulung. Bahkan polisi memberi hadiah timah panas karena pelaku bernama Bambang Wahyudi (25) berusaha melarikan diri.

Pengamen asal Desa Dawuha Lor, Kecamatan Sukodono, Lumajang ini sempat babak belur dihakimi massa. Peristiwa itu bermula saat korban, Byan Hidayat (19) pelajar SMK Denpasar Bali sedang buang air kecil di kawasan Jalan Gubernur Suryo Pasar Baru Lumajang.

Pelaku bersama dua orang temannya, Rasid asal Desa Selok Besuki Kecamatan Sukodono dan Indra warga Kecamatan Jajag, Lumajang yang masbuk berat mendatangi korban. Mereka bertiga yang biasa mangkal di Terminal BUs Minak Koncar, Lumajang itu pun merebut ponsel dengan melakukan pemukulan.

Kasat Reskrim Abdul Rokib mengungkapkan, korban yang babak belur melaporkan dan petugas mengejar pelaku yang sudah dikantongi identitasnya.

"Saat ditangkap pelaku sempat berontak dan berusaha melarikan diri. Karena tembakan peringatan tidak digubris, satu pelaku akhirnya dilumpuhkan dengan timah panas," kata Abdul Rokib pada wartawan di ruangannya, Sabtu (7/6/2008).

Sedangkan, kata dia, kedua pelaku yang berhasil kabur ke hutan sekitar terminal masih dalam pengejaran. "Identitas pelaku sudah diketahui, petugas masih melakukan pengejaran," tambahnya.

Sementara itu Bambang Wahyudi mengaku merampas ponsel milik korban karena uang untuk beli miras masih kurang. "Kami nekat mengambil ponsel untuk beli bir yang kurang," kata Bambang saat di RS Bhayangkara Lumajang. (fat/fat)
Berita Terkait