"Pengawal Pancasila adalah para pahlawan," teriak korlap aksi, Endras Budi Yuwono, sambil merangsek maju hendak menghadapi Aman saat berlangsung negosiasi di markas FPi di Jalan Al Hilal, Banyuwangi, Sabtu (7/6/2008).
Untunglah Endras dapat ditenangkan oleh rekan-rekannya sehingga keadaan kembali menjadi lebih tenang. Dalam aksi itu massa GPRB memasang baliho panjangnya sekitar 2 x 3 meter bertuliskan 'Sejak Hari Ini Segala Aktivitas dan Gerakan Kantor FPI Dalam
Pengawasan GPRB' di Depan Markas FPI.
Belasan anggota FPI yang bertahan di mushola yang ada di samping markas, sempat mengeluarkan seruan lewat pengeras suara mushola untuk membubarkan GPRB. Namun seruan itu seakan timbul tengggelam di balik riuhnya orasi yang dilakukan massa GPRB
Massa GPRB sendiri hanya bisa berorasi di luar markas FPI karena petugas dari Polres Banyuwangi telah membentuk pagar betis untuk mencegah tindakan yang tidak diinginkan.
Dalam aksi itu, seseorang berjaket hitam yang mengaku dirinya sebagai wartawan sempat diamankan polisi. Pasalnya, meski membawa handycam, orang tersebut tidak mempunyai identitas wartawan saat wartawan lain menanyakannya.
Kabar yang beredar menyebutkan bahwa orang tersebut adalah adik dari ketua FPI
Banyuwangi, Agus Iskandar. Agar tidak terjadi kericuhan, orang tersebut akhirnya diamankan polisi menggunakan mobil patroli. (iwd/fat)











































