Peristiwa memalukan ini diketahui suaminya, H Yaseno (37) yang curiga dengan kedekatan sang istri dengan sopir traktornya. Karena curiga dan penasaran, Yaseno kemudian membuntuti sang istri saat keluar rumah bersama PIL (Pria Idaman Lainnya) yang tak lain sopir traktor miliknya.
"Saya melihat Elisa berboncengan dengan Rosid menuju rumah di Kota Lumajang, dan menuju ke sebuah rumah di Jalan MT Haryono Gang Kepatihan," kata H Yaseno kepada wartawan di Mapolres Lumajang, Jumat (6/6/2008).
Karena curiga istrinya melakukan hubungan khusus dengan sopirnya, H Yaseno kemudian melaporkan hal itu ke Polres Lumajang. Kemudian, polisi bersama H Yaseno menggerebek sopir dan istrinya yang berada di dalam rumah yang diduga dikontrak keduanya.
"Petugas mendobrak pintu dan kedapatan kedua pelaku dalam keadaan telanjang di kamar belakang rumah kontrakan," kata Kanit Reskrim Polres Lumajang Iptu Abdul Rokib di ruangannya.
Sementara dari pengakuan Hj Maria Elisa, rumah itu dikontrak sudah 3 bulan dan digunakan untuk melakukan hubungan di luar nikah. "Saya nekat melakukan hubungan ini, karena 5 bulan bertengkar dengan suami saya," jelas Hj Maria Elisa sambil menutupi muka karena malu.
Sedangkan Rosid, di depan petugas mengaku telah melakukan hubungan layaknya suami istri, dengan istri majikannya karena suka sama suka. Apalagi sejak dekat dengan jurangannya, masalah ekonomi keluarga tercukupi.
"Saya khilaf mas melakukan hubungan ini. Saya malu pada keluarga istri," sesal Rosid. (bdh/bdh)










































