Imbas Pemadaman Listrik, Warga Madiun Krisis Air Bersih

Imbas Pemadaman Listrik, Warga Madiun Krisis Air Bersih

- detikNews
Jumat, 06 Jun 2008 12:58 WIB
Madiun - Dalam sepekan, pemadaman listrik bergilir yang dilakukan oleh PT PLN APJ Madiun berdampak pada kebutuhan air bersih di Kota Madiun, khususnya bagi pelanggan PDAM.

Dari data PDAM Kota Madiun terdapat lebih dari 5 ribu pelanggannya mengalami krisis air bersih sejak pemadaman listrik secara bergiliran. Sebab air yang mengalir dari pipa-pipa sangat keruh dan berlumpur, sehingga dikeluhkan para pelanggan.

Direktur PDAM Kota Madiun, Sutopo mengatakan 5 ribu pelanggan yang terganggu fasilitas airnya tersebar di wilayah Kelurahan Rejomulyo, Kanigoro, Taman serta Kartoharjo.

"Pelayanan kami terhadap pelanggan sangat terganggu akibat pemadaman listrik ini, mereka mengeluhkan air keruh, kotor dan penuh endapan lumpur dan kita jadi sasaran kemarahan warga tentunya," jelasnya kepada detiksurabaya.com saat dihubungi, Jumat (6/6/2008).

Sutopo menambahkan akibat pemadaman listrik, air yang mengalir dari pipa sedikit dan bercampur dengan sisa-sisa endapan lumpur. Dan membuat 5 ribu dari 28 ribu pelanggan di Kota Madiun mengeluhkan.

Untuk mengatasi pemadaman listrik bergilir ini, PDAM kota Madiun akan mengerahkan mesin genset untuk membantu pasokan listrik yang kurang tersebut.

Sedangkan untuk antisipasi gejolak pelanggan akibat keruhnya air tersebut pihak PDAM Kota Madiun belum ada rencana menaikkan tarif.

Apakah Surabaya akan mengalami krisi air seperti di daerah-daerah, Gabung yuk forum.detiksurabaya.com (fat/fat)
Berita Terkait