Digeruduk Garda Bangsa, Ketua FPI Didesak Minta Maaf

Digeruduk Garda Bangsa, Ketua FPI Didesak Minta Maaf

- detikNews
Kamis, 05 Jun 2008 12:24 WIB
Banyuwangi - Puluhan Satgas Garda Bangsa Banyuwangi menyerbu rumah ketua FPI Agus Iskandar di Jalan Al Hilal, Kamis (6/5/2008). Massa menuntut agar FPI di Kota Blambangan dibubarkan.

Namun, massa Garda Bangsa yang datang dengan menggunakan belasan motor ini harus kecewa, karena ketua FPI yang dicari tidak berada di rumah. Di dalam rumah itu Garda Bangsa hanya menjumpai anak dan pembantu Agus Iskandar.

Karena tidak menemukan orang yang dicari, maka massa Garda Bangsa yang dipimpin M Khoirul Anam akhirnya mengalihkan aksinya ke Gedung DPRD Banyuwangi di Jalan Adi Sutjipto sambil mengibar-ngibarkan bendera PKB.

Di gedung dewan, massa menyampaikan tuntutan kepada anggota dewan agar FPI Dibubarkan, serta mendesak agar Ketua FPI Habib Rizieq meminta maaf atas pelecehan yang dilakukan terhadap Gus Dur.

Menurut Khoirul Anam, aksi yang dilakukannya adalah sesuai instruksi dari Dewan Koordinasi Nasional Garda Bangsa. "Aksi kami lakukan atas instruksi pusat," kata M Khoirul Anam saat masih berkumpul di Kantor DPC PKB Jalan Raden Wijaya, Banyuwangi.
 
Sementara itu saat detiksurabaya menghubungi Ketua FPI Banyuwangi Agus Iskandar memalui ponselnya, dia mengaku tengah berada di daerah Muncar untuk bersilahturami ke beberapa tokoh. Sayangnya enggan menyebut siapa dan darimana tokoh yang tengah ia kunjungi.

Mengenai adanya desakan agar FPI dibubarkan, Agus mengaku pembubaran FPI itu merupakan wewenang pimpinan pusat. "Kalau pusat bubar, kita ya ikut bubar," ujarnya.

Meski rumah agus sempat diserbu puluhan anggota Garda Bangsa, namun dari pantauan detiksurabaya, tidak nampak adanya aparat kepolisian yang melakukan penjagaan terhadap rumah ketua FPI Banyuwangi. (bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait