Bayi yang masih berlumuran darah itu ditemukan pertama kali oleh Warda Anis Sulalah (21).
"Saat sampai di rumah pak Lek (paman) saya melihat ada sebuah tas hitam di pintu pagar," kata perempuan yang mengaku biasa di panggil Anis ini kepada wartawan, Kamis (5/6/2008).
Meski penasaran, Anis tak langsung mengecek isi tas tersebut. Anis memilih memanggil Fathan dan anggota keluarganya. Betapa terkejutnya saat mengetahui isi tas yang resletingnya tidak di tutup tersebut.
Seorang bayi laki-laki tanpa sehelai kain di dalam tas dan masih hidup dengan kondisi sehat. "Saya meminta istri untuk membersihkan bayi itu dan memberinya pakaian," ungkap Fathan.
Penemuan itu pun segera dilaporkan ke Polsek Kalipuro. Warga yang berdatangan berinisiatif ingin memiliki bayi tersebut. Kini bayi tersebut sudah dititpkan di RSUD Blambangan Jalan Letkol Istiqlah, Banyuwangi.
"Kita titipkan dulu di RS untuk memastikan kondisi bayi tersebut tetap sehat. Kalau memang keluarga yang menemukan itu ingin memelihara silakan ajukan permohonan," kata Kapolsek Kalipuro AKP Sutopo di temui di lokasi penemuan.
Pihaknya kini memerintahkan anggotanya untuk memburu orang tua yang tega membuang bayinya. (fat/fat)










































