Panwas Sumenep Minta Polisi Usut Kasus Hingga Tuntas

Anggota Panwas Diduga Diracun

Panwas Sumenep Minta Polisi Usut Kasus Hingga Tuntas

- detikNews
Selasa, 03 Jun 2008 18:27 WIB
Sumenep - Meski kasus keracunan yang menimpa anggota panwas Pilgub Jatim diduga akibat kejahatan di atas bus, namun Panitia Pengawas (Panwas) Kabupaten Sumenep, Madura tetap meminta agar polisi mengusut tuntas kasus itu.

Salah satu anggota Panwas Kabupaten Sumenep, Ach Rifa'i meminta kepolisian setempat melakukan pengusutan terhadap pelaku yang memberi racun, sebab, Moh Basri (43) adalah orang baik-baik.

"Yang bersangkutan (Moh Basri, red) tidak mungkin melakukan hal yang tidak diinginkan, karena dia orang baik-baik dan juga tokoh masyarakat di Kecamatan Sapeken," tegas Ach Rifai'i kepada detiksurabaya, di rumahnya Desa Kolor, Kota Sumenep, Selasa
(3/6/2008).

Bahkan, Rifa'i yang juga salah satu wartawan salah satu media Jawa Timur ini meminta aparat mengungkap motif dugaan pemberian racun terhadap Ketua Panwas Kecamatan Sapeken yang mengakibatkan tak sadarkan diri.

"Untuk memastikan kondisi korban, pihak keluarganya kini telah berangkat ke Banyuwangi," kata Rifa'i.

Sebelumnya dikabarkan, Ketua Panwas Kecamatan Sapeken, H Moh Basri (43) ditemukan tergeletak dengan mulut mengeluarkan busa di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Rabu (3/6/2008) pagi tadi.

Korban langsung dilarikan ke RSUD Blambangan di Jalan Letkol Istiqlah Banyuwangi oleh anggota polsek KPPP Tanjungwangi yang saat itu bertugas.

Diduga, Basri merupakan korban kejahatan dengan modus meracuni korbannya yang akhir-akhir ini sering terjadi. Ini dikuatkan dengan hilangnya dompet korban. Namun anehnya telepon seluler beserta tas berisi pakaian korban masih utuh.
(bdh/bdh)
Berita Terkait