Penyampaian visi dan misi calon ketua itu diwarnai dengan aksi anarkis, Senin (2/6/2008). Mahasiswa memecahkan kaca pintu aula tempat penyampaian visi dan misi calon ketua berlangsung.
Mereka menuntut agar calon ketua STAIN yang juga incumbent STAIN, Khusnu Ridho menyampaikan pertanggungjawaban terlebih dahulu sebelum mencalonkan diri sebagai ketua kembali.
Namun aksi tersebut tidak mendapat tanggapan dari Ketua STAIN Khusnu Ridho serta jajaran pimpinan STAIN yang lain. Karena aksi mereka tidak ditanggapi, para mahasiswa itu akan memasuki aula. Namun hal itu dihalang-halangi oleh satpam yang berjaga.
Tak pelak aksi dorong-dorongan tak terhindarkan antara mahasiswa dan satpam. Mahasiswa memecahkan kaca jendela dan pintu aula STAIN. Para satpam pun sempat memukul dua mahasiswa. Akibatnya mahasiswa mengalami luka di bagian kepala. Karena terjadi insiden tersebut, penyampaian visi dan misi itu dihentikan.
"Kami minta agar ketua STAIN menyampaikan pertanggungjawaban sebelum ikut pencalonan. Biar ada transparansi di kampus ini," terang Rofik, salah satu mahasiswa yang ikut aksi.
Ketua STAIN Jember, Khusnu Ridho mengaku akan memenuhi keinginan mahasiswa. Dia akan memberitahu hasil pertanggungjawabannya kepada mahasiswa setelah laporan itu disampaikan kepada ketua STAIN pusat. (fat/fat)











































