Langkah yang dilakukan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Malang, setelah dua ekor ayam di salah satu peternakan milik Sukaryo (40) yang ditemukan mati mendadak, Rabu (28/5/2008) kemarin.
"Dari hasil uji lab, ternyata dua ekor ayam yang mati kemarin suspect flu burung. Untuk itu kita lakukan pencegahan di lokasi ini dengan memberikan vaksinasi," kata Edi Kusairi Kepala Dinas Peternakan serta Perikanan Kabupaten Malang kepada wartawan di lokasi saat menggelar vaksinasi, Kamis (29/5/2008).
Selain menvaksin unggas, pihaknya juga memusnahkan 9 ekor ayam potong yang berada di dalam satu kandang milik Sukaryo. "Sisa ayam di kandang ternak warga juga kita musnakan," sambung Edi.
Edi menjelaskan, selain melakukan vaksinasi pihaknya akan melakukan monitoring terkait pencegahan penyebaran virus H5N1. Dan melakukan penyemprotan kandang hingga radius 300 meter.
"Pemilik kandang ternak ayam secara cepat tanggap saat mengetahui dua ekor ayamnya mati dan segera melapor ke Dinas Peternakan. Secara rutin akan kita lakukan pemantaun di wilayah ini," ujar Edi.
Sementara itu Sukaryo (40), pemilik dua ekor unggas yang mati menuturkan, jika baru kali ini di wilayannya ditemukan unggas mati dan terdeteksi
tertular virus H5N1.
"Baru kali sejak dulu belum ada, meski di sini rata-rata membangun usaha ternak ayam," ungkap Sukaryo.
Saat itu, kenang Sukaryo, kemarin sore mendadak dirinya melihat dua ekor ayam miliknya mati dalam kandang. karena curiga kematian dua ekor ayamnya, dia langsung melaporkan ke Dinas Peternakan dan Perikanan. (fat/fat)











































