Bus dari arah Medaeng yang akan masuk Terminal Bungurasih melaju dengan kecepatan tinggi diduga mengalami rem blong. Dan hendak menyalib sebuah angkutan kota (Angkota) yang sedang ngetem.
Akibatnya, Mariani pembonceng sepeda motor warga Desa Medaeng tewas seketika. Sementara sopir dan kenek truk yang memuat Teh Botol Sosro bernopol W 8790 NA dan pengemudi motor Honda nopol W 4327 GT mengalami luka dan dilarikan ke rumah sakit setempat.
"Pengendara motor tersangkut di bawah bus namun hanya mengalami pingsan. Sedangkan sopir dan kenek truk mengalami luka," kata Rian usai membantu evakuasi para korban di lokasi, Rabu (28/5/2008).
Dari pantauan detiksurabaya.com, kondisi truk yang sedang berhenti itu mengalami bodi truk penyok dan semua kaca pecah. Sedangkan kondisi Bus Hasti mengalami penyok pada bagian bemper dan kaca di depan sopir pecah.
Satu korban meninggal saat ini sudah ditutup spanduk dan belum dievakuasi. Sementara Petugas Lantas dari Polres Sidoarjo, Brigadir Koirul Anam mengaku untuk sementara diduga Bus Hasti mengalami rem blong.
"Bus mengalami rem blong dan tak mampu menguasai kendaraannya. Sehingga langsung seruduk penyeberang jalan, sepeda motor dan sebuah truk di depannya," katanya kepada detiksurabaya.com. (fat/fat)










































