Polwil Bojonegoro Sita 6.200 Liter BBM Ilegal

Polwil Bojonegoro Sita 6.200 Liter BBM Ilegal

- detikNews
Senin, 26 Mei 2008 16:01 WIB
Bojonegoro - Menjamurnya sumur minyak tradisional di wilayah Blok Cepu membuka peluang penyelewengan distribusi. Polwil Bojonegoro kembali menggagalkan pengiriman minyak mentah sebanyak 31 drum berisi 6.200 liter untuk konsumsi pabrik batu kapur.

31 drum minyak mentah dibeli dari masyarakat di sumur minyak tradisional di Desa/Kecamatan Kedewan, Bojonegoro. Baru berangkat beberapa ratus meter dari lokasi penambangan, truk pengangkut bernopol AG 7326 BB dicegat oleh regu buser Polwil.

"Truk pengangkut minyak mentah itu dihentikan petugas tidak jauh dari sumur minyak. Karena tidak dilengkapi surat-surat maka truk beserta isinya dan 3 orang dalam truk itu diamankan," kata Kasubag Binamitra Polwil Bojonegoro, Kompol Dody Eko Widjoyanto, Senin (26/5/2008).

Sunarto (35) dan Nardianto (30) warga Magetan sebagai sopir dan kenek truk hanya dijadikan saksi dalam kasus ini. Lamidi (44) warga Desa/Kecamatan Kedewan Bojonegoro ditetapkan sebagai tersangka.

"Tersangka Lamidi dijerat UU 22/2001 tentang migas. Karena ancamannya kurang dari 5 tahun maka tersangka tidak harus ditempatkan dalam rumah tahanan. Soal teknis wajib lapor nanti akan dibicarakan dengan petugas penyidik," jelasnya.

Hasil penyidikan sementara atas Lamidi, 6.200 liter minyak mentah itu akan dikirim ke pabrik batu kapur di dua tempat. Yaitu di Kecamatan Mantingan, Ngawi dan Kabupaten Gunung Kidul, DIY. Dari penjualan ilegal tersebut Lamidi mendapat keuntungan sekitar Rp 50 ribu tiap drum.

"Saya beli dari tambang Rp 180 ribu per drum. Saya jual lagi ke pabrik gamping (batu kapur) Rp 250 ribu per drum. Kalau jumlah tiap sekali kirim tergantung permintaan dari pabrik," ujar Lamidi kepada wartawan usai penyidikan di ruang penyidik Satreskrim Polwil Bojonegoro.

Lamidi mengaku berjualan minyak mentah ilegal ini sejak 6 bulan lalu. Kenaikan harga BBM khususnya solar membuat pesanan Lamidi bertambah banyak dibanding sebelumnya. (fat/fat)
Berita Terkait