Aksi Jalan kaki orang nomor satu di Kota Blambangan dilakukan dari Kantor Pemkab Banyuwangi di Jalan A Yani hingga Gedung DPRD Banyuwangi di Jalan Adi Sucipto, sekitar pukul 10.00 WIB (26/520/08).
Aksi ini tentu saja mengundang perhatian dari pengguna jalan di sepanjang jalur yang dilalui bupati dan stafnya. Untuk menghindari kemacetan sejumlah anggota polisi lalu lintas mengamankan jalannya aksi orang nomor satu di Banyuwangi itu.
Saat ditanya mengenai aksi tersebut, Ratna mengatakan aksi ini merupakan bentuk keprihatinannya pada rakyat atas naiknya harga BBM. "Kita demo BBM. Kita juga menolak kenaikan BBM, kan semuanya lagi susah, " katanya saat ditanya wartawan mengenai aksi tersebut. Bupati Juga berjanji akan tetap melakukan aksi jalan kaki untuk mengahdiri acara di DPRD berikutnya.
Istri Bupati Jembrana ini menambahkan, setiap hari untuk berangkat ke kantornya, dirinya menggunakan jasa tukang becak. "Ya biar becaknya laku," timpalnya saat ditanya alasannya melakukan hal itu.
Untuk upaya penghematan dan efisiensi penggunanan BBM di lingkungan Pemkab Banyuwangi, bupati melalui sekda mengaku telah mengeluarkan edaran agar para pejabat di lingkungan Pemkab Banyuwangi jika ada tugas dinas keluar kota agar berangkat bersama-sama dengan menggunakan satu mobil. "Semacam naik travel gitulah," jelasnya. (bdh/bdh)










































