Mahasiswa Kediri Mosi Tak Percaya SBY-JK

Demo Tolak BBM Mahal

Mahasiswa Kediri Mosi Tak Percaya SBY-JK

- detikNews
Rabu, 21 Mei 2008 11:30 WIB
Kediri - Aksi demontrasi mahasiswa menolak rencana kenaikan harga BBM masih terus berlanjut.
Kali ini dilakukan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) cabang Kota Kediri.

Dalam aksinya, mereka melakukan penggalangan tanda tangan pengguna jalan sebagai bentuk mosi tidak percaya atas pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla (SBY-JK).

Tanda tangan masyarakat Kota Kediri yang telah terkumpulkan, rencananya akan dikirimkan ke DPR RI secara langsung melalui Presidium GMNI.

"Terlalu banyak program pemerintah di bidang energi yang sudah tidak relevan. Akibat hal tersebut, kami menyatakan SBY-JK telah gagal memenuhi hak dasar rakyat atas energi murah," kata Ketua DPC GMNI Kota Kediri, Wahyu Widaksono, Rabu (21/5/2008).

Dalam aksinya puluhan massa GMNI juga melakukan orasi bergantian. Mereka
menyuarakan kenaikan BBM akan semakin menyengsarakan rakyat. Selain itu, masaa GMNI juga membantangkan puluhan poster kecaman atas kepemimpinan SBY-JK.

"SBY-JK jahaaaatttttt!!!!!. BBM naik SBY-JK harus turun," beberapa kecaman massa GMNI atas kepemimpinan SBY-JK.

"Jika harga BBM semakin tinggi, gizi anak-anak akan semakin tak terurus. Jika harga BBM naik, rakyat akan semakin tercekik," teriak koordinator aksi GMNI dalam orasinya, Gunawan.
Selain melakukan orasi bergantian, massa GMNI juga membagikan selebaran kepada pengguna jalan. Dalam selebaran yang dibagikan, massa GMNI menyatakan secara tegas penolakan atas rencana pemerintah menaikan harga BBM.

Dalam selebaran tersebut juga disampaikan, pemerintah harus melakukan negosiasi ulang kontrak pengerjaan beberapa tambang energi dengan perusahaan asing.

Selain itu, massa GMNI juga meminta pemerintah mencabut subsidi untuk perbankan, yang dananya dapat dialihkan untuk menambal kebutuhan subsidi BBM untuk rakyat miskin.

Meski berlangsung damai, aksi GMNI ini mendapatkan kawalan ketat aparat keamanan, karena sempat tersiar kabar massa GMNI akan melanjutkan aksinya ke Depot Pertamina Kediri.

Namun hingga berakhirnya aksi, mahasiswa mengurungkan niatnya mendatangi Depot Pertamina tanpa alasan pasti.

Seusai melakukan aksinya, mahasiswa langsung membubarkan diri dengan tertib.
(gik/gik)
Berita Terkait