Usai Turunkan Barang Bukti, Sopir Truk Melarikan Diri

Pengiriman 10 Ton Minyak Ilegal Digagalkan

Usai Turunkan Barang Bukti, Sopir Truk Melarikan Diri

- detikNews
Selasa, 20 Mei 2008 14:02 WIB
Tuban - Dua truk beserta pengemudinya berhasil kabur setelah menurunkan minyak mentah (lantung) ilegal di Mapolres Tuban, Senin (19/05/2008) malam. Kedua truk tersebut ditangkap karena tidak bisa menunjukan surat izin pengiriman minyak mentah yang mereka bawa.

Sementara barang bukti berupa 10 ton minyak mentah yang terdiri dari 10 unit drum, masing-masing drum berisi 100 liter dan 8 unit bulpastik masing-masing berisi 1.000 liter, disita jajaran Reskrim Polres Tuban.

"Kedua pengemudi dan truknya saat ini dalam pengejaran petugas," tegas Kasat Reskrim Polres Tuban AKP Efendi Lubis, Selasa (20/5/2008).

Menurut Effendi, kedua tersangka semula ditangkap dalam operasi di jalan tembus di kawasan Dusun Sepat, Desa Kedungrejo, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban. Dua unit truk tersebut akan mengirim lantung milik Koperasi Pertambangan Minyak Tradisional Patrajasa Jaya, Desa Hargomulyo, Kecamatan Kadewan, Kabupaten Bojonegoro pesanan CV Citra Kading, KM 12 Domas, Mojokerto.

Informasi yang dihimpun detiksurabaya.com menyebutkan, penangkapan terhadap pengiriman minyak mentah terjadi setelah ada informasi dari warga masyarakat. Polisi yang melakukan pengejaran, dan akhirnya berhasil menangkap dua truk jenis Mitshubisi Colt Desel di Desa Kedungrejo, Plumpang.

Jalur jalan tembus di Desa Kedungrejo ini, selama ini menjadi rute pengiriman minyak mentah dari Bojonegoro menuju arah Lamongan. Jalanan tembus ini memang relative aman dari pantauan polisi, karena lokasinya melintas kawasan persawahan di
tepian Sungai Bengawan Solo.

Saat pemeriksaan di lokasi operasi ternyata tidak dilengkapi izin pengiriman. Malam itu juga truk dan pengemudinya digiring ke Mapolres Tuban. Usai menurunkan muatan berupa lantung di halaman belakang Mapolres Tuban, tanpa diketahui polisi mereka kabur meninggalkan Mapolres.

Dua unit truk, salah satunya diketahui bernopol S 8529 UE ini, sampai kini tak diketahui keberadaannya. Polisi juga kesulitan mencari keberadaan truk tersebut. (bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini