Warga Sukosari Geruduk Polsek Glagah

Banyuwangi Geger

Warga Sukosari Geruduk Polsek Glagah

- detikNews
Minggu, 18 Mei 2008 10:02 WIB
Banyuwangi - Sekitar 100-an warga asal Dusun Sukosari, Desa Paspan Kecamatan Glagah geruduk Polsek Glagah Jalan Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur.

Mereka memprotes pihak kepolisian yang memulangkan Nur Khotimah (25) yang diduga sebagai pelaku meracuni suaminya sendiri, Muhyidin (30). Warga mendatangi Polsek sejak pukul 08.00 WIB dengan mengendarai yang mengajak istri dan anak-anaknya.

Warga beranggapan jika Nur Khotimah cukup layak dipercaya, karena bukti yang ditemukan polisi berupa racun tikus di rumahnya sudah cukup.

Salah satu warga, Janoto (40) mengungkapkan, seharusnya pihak kepolisian tidak melepas Nur Khotimah. Pasalnya, polisi sudah menemukan bukti yang ada.

"Nur Khotimah harsu dipanggil lagi ke kantor polisi. Kalau tidak warga tidak akan pulang dan menetap di Polsek Glagah," katanya saat bertemu dengan Kapolsek Glagah, AKP Endro Abriyanto di mapolsek, Minggu (18/5/2008).

Dia menjelaskan, warga mendapat informasi ada salah satu pemilik toko di Desa Paspan bernama Isah (43) mengakui jika Nur Khotimah sempat mendatangi tokonya dan membeli racun tikus. Namun karena Isah tidak menjual racun tikus, Nur Khotimah menuju ke Pasar Glagah.

Sementara salah satu warga, Nur Hidayah (35) mengharapkan agar polisi segera menangkap Nur Khotimah. Sebab almarhum suaminya merupakan orang yang baik dan tidak pernah punya salah.

Sedangkan Kapolsek Glagah, AKP Endro Abriyanto bahwa pihaknya masih menunggu hasil laboratorium yang sudah diserahkan ke Polda Jatim.

"Ya kalau hasilnya sudah positif, segera kita proses," tegasnya kepada warga.

Nur Khotimah, lanjut Endro, dilepas oleh pihak kepolisian Jumat (13/5/2008) malam. "Karena bukti tidak cukup, maka Nur Khotimah kita pulangkan. Kita hanya berhak menahan 1x24 jam tapi dia kita kenakan wajib lapor tiap hari ke polsek," tambahnya.

Saat ini, Kapolsek sedang berkoordinasi dengan pihak Polres Banyuwangi untuk menentukan langkah selanjutnya.

Sebelumnya, Muhyidin (30) tewas dengan mulut berbusa sesaat setelah keluar dari kamar mandi di rumahnya, sekitar pukul 16.00 WIB, Kamis (15/5/2008). Polisi belum menentukan tersangka karena masih menunggu hasil pemeriksaan labfor. Diduga, Muhyidin tewas diracun oleh istrinya sendiri, Nur Khotimah.
(fat/fat)
Berita Terkait