Aksi pertama pengunjuk rasa dilakukan di Terminal Kertajaya, Kamis (15/5/2008). Para mahasiswa menggalang tanda tangan penolakan harga BBM ke para sopir. Aksi ini pun mendapat sambutan para sopir dan membubuhkan tanda tangan ke kain berwarna putih sepanjang hampir 10 meter.
Para mahasiswa ini kemudian melakukan aksi dengan mendorong satu mobil angkutan kota berkeliling terminal. Aksi ini pun mendapat banyak perhatian dari para sopir maupun pedagang dan masyarakat yang berada di terminal.
Aksi dorong mobil ini sebagai bentuk ketidakmampuan para sopir untuk membeli BBM akibat naiknya harga yang dilakukan oleh pemerintah.
setelah itu, mahasiswa melakukan long march ke gedung Pemkot Mojokerto. Namun baru sekitar 1 kilometer, mahasiswa berbelok ke SPBU yang ada di Jalan Bhayangkara. Kemudian mahasiswa menutup pintu masuk SPBU dan menyegel dengan menggunkan kertas bertuliskan "SPBU Ini Disegel Oleh Rakyat".
Aksi penyegelan ini sempat dihentikan polisi yang mengawal aksi para mahasiswa. Namun mahasiswa tetap memaksa untuk melakukan penyegelan dan membuat polisi mengalah, sehingga tidak sampai terjadi keributan. (bdh/bdh)











































