Warga asal Desa Prembangan, Kecamatan Pagelaran, Malang ini ditemuykan tewas mengenakan di sebuah jalan setapak kawasan Jalan Murcoyo Gang III, Desa Gindanglegi Wetan, Kecamatan Gondanglegi, Malang.
Pria ditemukan pertama kali oleh warga setempat bernama Arif (31) dan Teguh (29) saat sedang melintas menuju perkampungan.
"Setelah mengetahui ada pria tergeletak, Saya langsung lapor perangkat desa bernama Jupri. Dan diteruskan Polsek Gondanglegi, polisi pun datang dan memeriksa korban," kata Kapolsek Gondanglegi, AKP Fatkhurrahman kepada detiksurabaya.com saat dihubungi, Kamis (15/5/2008).
Dia menjelaskan, saat dilakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) polisi menemukan barang bukti berupa senter di sekitar lokasi. "Penemuan mayat itu sendiri oleh saksi pada pukul 23.30 WIB tadi malam. Diduga kejadiannya diperkirakan 2 hingga 3 jam sebelum mayat ditemukan," tambahnya.
Untuk memastikannya, kata dia, korban yang indekos di Jalan Murcoyo Gang III itu pun langsung dievakuasi ke RSU Syaiful Anwar, Malang.
Sementara itu salah satu perangkat desa saat dihubungi, Jupri (45) mengaku jika korban dikenal oleh warga. "Dia sudah 5 tahun indekos di kawasan Murcoyo. Dia sehari-hari menjadi buruh tani di perkebunan tebu milik warga setempat," tambahnya.
Jupri mengaku, korban dikenal pendiam dan tidak neko-neko. Bapak satu anak ini mudah bergaul dan tidak pernah keluar hingga malam. Biasanya, korban hanya nongkrong di pos kamling hingga pukul 21.00 WIB. Setelah itu istirahat dan pulang. (fat/fat)











































