Dalam aksinya, perampok berhasil membawa dan menguras harta benda senilai Rp 45 juta selama kurang lebih satu jam.
"Kita masih melakukan penyelidikan setelah mendapat laporan sekitar pukul 04.00 pagi tadi. Sementara itu dalam olah TKP tidak menemukan barang bukti dari pelaku," kata Kapolsek Tumpang AKP Heri Mulyadi kepada detiksurabaya.com saat dihubungi, Rabu (14/5/2008).
Sementara informasi yang dihimpun, enam perampok yang membawa senjata tajam masuk ke rumah juragan sapi dengan menjebol jendela samping rumah menggunakan pot bunga.
Pelaku pun masuk ke dalam kamar Sukir dan mengancam menggunakan clurit. Keduanya pun diikat pada kedua tangan dan kaki serta menympal kedua mulutnya. Istri Sukir, Umi Salamah (50) sempat menjadi korban penganiayaan saat berusaha merampas perhiasan yang dikenakan.
Hal yang sama juga dialami oleh Sukir, saat berusaha melawan. Akibatnya, Sukir mengalami luka lebam di bagian wajah dan kepala bagian atas. Sedangkan istrinya, Umi Salamah mengalami luka memar, lebam di bagian tangan serta wajah.
"Jumlah perhiasan yang berhasil dibawa kabur total Rp 12 juta lebih. Berupa gelang, cincin, kalung dan uang tunai sekitar Rp 15 juta. Dan tiga buah ponsel merk Nokia," jelas Heri.
Beruntung Nabila (5), cucu korban saat kejadian yang tinggal bersama tidak menjadi sasaran perampok.
"Kedua korban berhasil lolos dari ikatan dan meminta pertolongan warga sekitar. Diduga aksi ini telah direncanakan," tegasnya. (fat/fat)











































