Keluarga Bantah Korban Panther Maut Mabuk

Keluarga Bantah Korban Panther Maut Mabuk

- detikNews
Rabu, 14 Mei 2008 10:23 WIB
Malang - Tewasnya tiga mahasiswa saat mobil maut Isuzu Panther masuk jurang di Jembatan Sulfat, Malang sedalam 10 meter membuat duka keluarga yang ditinggalkan.

Salah satu keluarga korban, Aryo Priyanto alias Oki (19) membantah jika korban mabuk saat membawa mobil bernopol N 2083 BT warna silver.

"Kami tidak percaya dan tidak yakin jika Oki mabuk saat mengendarai mobil. Karena selama ini Oki tidak pernah mengkonsumsi minuman keras," kata Muhammad Ridwan salah satu kerabat korban kepada detiksurabaya.com di kamar mayat RSU Syaiful Anwar Malang, Rabu (13/5/2008).

Ridwan sendiri mendapat kabar kejadian ini setelah Oki memberitahu peristiwa yang dialaminya melalui pesan singkat pada salah satu kerabat. "Kita tahu dari SMS Oki saat kejadian," imbuh Ridwan yang diketahui mantan Kepala Bawas (Badan Pengawas) Kota Batu.

Masih menurut Ridwan, bahwa saat ini semua keluarga Oki masih berada di tanah suci Mekkah untuk menjalankan ibadah umrah. "Saya mewakili keluarga di sini (kamar mayat, red)," tegas Ridwan.

Kepastian korban dalam kondisi mabuk minuman keras saat mengemudi karena hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) Polantas Polresta Malang di lokasi kejadian. Dua botol minuman keras kosong merk Vodka ditemukan di belakang jok depan.

Sebelumnya, kecelakaan mobil maut menyebabkan tiga penumpang yang juga mahasiswa sebuah perguruan tinggi negeri tewas saat perjalanan menuju ke RSU Syaiful Anwar.

Tiga penumpang itu yakni Oki (19) asal Papua, Husni Surya Asmuni (22) asal Kalimantan. Keduanya warga yang indekos Jalan Bunga Merak, Malang dan Rizki Yanuar (22) asal Balikpapan indekos Jalan Bunga Mando, Malang. (fat/fat)
Berita Terkait