Bingung Biayai Persalinan Istri, Iswahyu Tikam Leher PSK

Bingung Biayai Persalinan Istri, Iswahyu Tikam Leher PSK

- detikNews
Rabu, 14 Mei 2008 10:31 WIB
Tuban - Nasib tragis menimpa, Lina, 26 tahun, Pekerja Seks Komersial (PSK) di kompleks PSK Wonorejo, Kabupaten Tuban. Ia dilarikan ke Puskesmas Semanding setelah lehernya ditikam pelanggannya Iswahyu Biantoro, 33 tahun, dengan sebilah pisau lipat, Selasa (13/5/2008) malam kemarin.

Perempuan penghibur berparas ayu asal Blora, Jawa Tengah ini menderita luka tusuk di bagian leher. Leher wanita yang terlihat jenjang ini, robek sepanjang 3 cm, dengan kedalaman sekitar 1 cm.

Sedangkan pelakunya Iswahyu Biantoro asal Jalan Sunan Kalijogo 53, Babat, Kabupaten Lamongan, kini ditahan di Mapolsek Semanding. Kondisinya juga babak belur di bagian wajah dan dada, akibat dikeroyok massa di kompleks pelacuran tersebut.

"Saya tidak menyangka kalau dia (Iswahyu) tega menikam leher saya. Padahal saya melayani dia dengan baik dan ikhlas," kata Lina saat ditemui detiksurabaya.com di Puskesmas Semanding, Tuban, Rabu (14/5/2008).

Lina mengungkapkan, tragedi berdarah itu bermula ketika Iswahyu yang sebelumnya pernah 'memakai' Lina datang di Wisma Satu milik mucikari Yati, 43 tahun, tempat Lina mangkal. Setelah minum secangkir kopi, pelaku langsung meminta dilayani Lina. Mereka pun masuk ke salah satu kamar, tempat Lina memberi layanan tamunya.

Sesaat di dalam kamar, Lina langsung melepas seluruh baju yang menempel di tubuhnya. Sedangkan Iswahyu Biantoro yang baru melepas jaket, tiba-tiba langsung menindih Lina. Ternyata bersamaan itu, Iswahyu mengambil sebilah pisau dari balik kantong celana.

Lina yang gelagapan melihat pisau di tangan Iswahyu hanya bisa menjerit meminta tolong. Sialnya, begitu Lina berteriak, Iswahyu langsung menikam leher PSK itu. Duel keduanya tak terelakkan. Lina berhasil kabur setelah mendobrak pintu.

Lina yang histeris, lari dengan tubuh masih telanjang. Akibatnya mengundang perhatian para hidung belang yang ada di sejumlah wisma. Seorang PSK langsung merangkul Lina dan menutupi tubuhnya dengan kain jarik.

Puluhan pria yang mengetahui kejadian, langsung mendatangi wisma Lina. Iswahyu Biantoro, yang bersembunyi di dalam kamar langsung diseret. Ia digebuki massa hingga babak belur. Selanjutnya Iswahyu diamankan polisi yang datang ke tempat kejadian.

"Ia mengancam akan membunuh saya kalau saya tidak menyerahkan kalung yang saya pakai," kata Lina. Kalung seberat 10 gram tersebut akhirnya diamankan petugas Polsek Semanding sebagai barang bukti kejahatan.

Sementara Iswahyu Biantoro mengaku, terpaksa melakukan perbuatan itu karena istrinya saat ini tengah mengandung 7 bulan.

"Saya butuh uang untuk persiapan persalinan istri saya. Tapi sekarang saya menyesal Pak," kilah Iswahyu Biantoro saat ditemui di Mapolsek Semanding.

Kapolsek Semanding AKP Mardiyah menyatakan, pihaknya bakal memproses kejadian di lokalisasi PSK Gandul tersebut sesuai aturan hukum yang berlaku. "Tersangka akan kita proses sesuai hukum atas perbuatannya," katanya. (bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini