Demo Tolak Kenaikan Harga BBM di Blok Cepu Ricuh

Demo Tolak Kenaikan Harga BBM di Blok Cepu Ricuh

- detikNews
Selasa, 13 Mei 2008 11:01 WIB
Bojonegoro - Demo menolak kenaikan harga BBM di Blok Cepu ricuh. Akibat bentrok antara pengunjuk rasa dengan polisi, satu orang mahasiswa mengalami luka bocor di kepala.

Unjuk rasa yang dilakukan sekitar 40 mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ini berlangsung di halaman Gedung DPRD Bojonegoro, Jalan Trunojoyo, Selasa (13/5/2008) pukul 10.40 WIB.

Bentrokan yang memakan satu korban luka ini terjadi, saat mahasiswa ingin bertemu dengan anggota dewan untuk menyampaikan aspirasinya.

Namun, keingginan mahasiswa ini tidak direspon oleh anggota dewan. Akibatnya, mahasiswa mencoba untuk merengsek masuk ke dalam gedung. Sayangnya aksi ini dihalangi puluhan polisi yang sudah membentuk pagar betis tepat di pintu masuk Gedung DPRD.

Kericuhanpun terjadi. Baku hantam antara polisi dan mahasiswa dengan tangan kosong tak terelakan.

Munip, mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STIAI) Sunan Giri menjadi korban. Dia mengalami luka bocor pada dahi kanan akibat pukulan petugas.

Saat ini, Munip beserta seorang temannya bernama Muhaimin terpaksa diamankan polisi karena dianggap sebagai provokator dalam kericuhan.

Karena dua temannya diamankan petugas, mahasiswa mengancam akan menduduki Gedung DPRD Bojonegoro hingga kedua temannya yang ditahan dilepaskan lagi.

"Lepaskan teman kami. Mereka bukan kriminil. Kalau tidak dilepaskan kami akan mendudki gedung ini," teriak Zainuri Koordinator Aksi.

Dari pengamatan detiksurabaya.com, saat ini para mahasiswa hanya melakukan aksi duduk sambil bernyanyi di halaman Gedung DPRD. (bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini