Demi Keluarga, Dua Warga Lumajang Curi Bom

Demi Keluarga, Dua Warga Lumajang Curi Bom

- detikNews
Senin, 12 Mei 2008 15:05 WIB
Surabaya - Tak ada rotan, akar pun jadi. Peribahasa ini cocok bagi dua warga Desa Jatimulyo Kecamatan Kunir, Lumajang. Demi membeli kebutuhan keluarga, mereka nekat mencuri selongsong peluru & dua bom jenis MK 82 live.

Tak mendapat besi di jalanan, dua tersangka bernama Misni (40) dan Misnadi (32) nekat masuk ke wilayah latihan tembak TNI AU AWK (Air Weapon Range) Pandanwangi di Desa Jatimulyo. Aksi keduanya terendus atas informasi warga atas aktivitas dua orang tersebut.

"Mereka telah mencuri dua bom jenis MK 872 live warna hijau seberat 250 kilo. Kita berhasil mengangkap pelaku di rumahnya dan mengamankan barang bukti," kata Kanit Reskrim Polres Lumajang, Iptu Abdul Rokib kepada wartawan di Mapolres Jalan Alun-Alun, Senin (12/5/2008).

Dia mengaku kepemilikan bom tersebut bisa membahayakan warga sekitarnya. Pasalnya meski sudah diluncurkan, kemungkinan meledak bisa terjadi.

"Beruntung bom itu tidak meledak. Bisanya bom yang sudah diluncurkan kemungkinan gampang sekali meledak," kata Rokib.

Sementara itu dihadapan penyidik, keduanya mengaku nekat mencuri dan masuk ke wilayah itu dilakukan untuk membeli kebutuhan. "Saya nekat masuk ke lapangan tembak, hanya mau mengambil selongsong peluru dan bom yang sudah meledak," kata Misni.

Sementara itu dari pengakuan Misnadi, dirinya seringkali mencuri selongsong peluru dan bom di malam hari, usai tentara latihan tembak dan tempur.

"Pencurian ini hanya untuk tambahan penghasilan keluarga. Selongsong peluru dan bom saya jual di toko besi tua," tambah Misnadi. (fat/fat)
Berita Terkait