Hingga kini semburannya sudah mencapai 10-15 meter. Bubble yang muncul di bekas sumur bor tersebut selain mengeluarkan air, juga mengeluarkan material lain seperti pasir dan batu-batuan sebesar separuh genggaman tangan.
Menurut seorang peneliti dari Fergaco, Dodi Irawan, bubble tersebut tidak mempunyai kandungan H2S. Namun mempunyai kandungan gas hidrogen/metana sebanyak 5% yang terdeteksi dari jarak 1-2 meter dari bubble itu.
"Bubble itu jenisnya Low Explosive Limited (LEL)," ujar Dodi. (iwd/fat)











































