Mahkota dan Cincin Juga Ditemukan Bersama Uang Kuno

Peninggalan Dinasti Ming

Mahkota dan Cincin Juga Ditemukan Bersama Uang Kuno

- detikNews
Kamis, 08 Mei 2008 11:11 WIB
Nganjuk - Kabar penemuan ribuan keping uang kuno yang diduga peninggalan bangsa Cina massa Dinasti Ming di Nganjuk masih menjadi pembicaraan hangat. Bahkan, selain ribuan keping uang kuno, dalam penemuan itu juga terdapat sebuah cincin dan mahkota. Sayangnya, kedua barang tersebut saat ini tidak berada di tangan sang penemunya.

"Saya temukan itu (cincin dan mahkota, red), jadi satu. Semua terkumpul di tanah," kata Manirin (50) sang penemu ribuan uang kuno yang juga seorang petani bawang merah yang tinggal di Desa Balonggebang, Kecamatan Gondang kepada detiksurabaya.com, Kamis (8/4/2008).

Manirin menceritakan, cincin dan mahkota temuannya juga tak jauh beda dengan ribuan keping uang kuno yang ditemukannya. Cincin dan mahkota tersebut berukuran lebih kecil dari cincin dan mahkota pada umumnya. Selain itu, pada kedua benda tersebut
juga ditemukan adanya tulisan Cina.

Di kedua cincin dan mahkota, kata Manirin, juga terlihat warna kekuning-kuningan pada beberapa bagiannya. "Mungkin juga sama, juga terbuat dari emas," imbuhnya.

Namun sayang, ketika diminta untuk menunjukkan kedua barang temuan itu, Manirin tak dapat melakukannya. Petani bawang ini mengaku kedua benda tersebut saat ini sedang diamankan anaknya di luar kota.

Manirin mengaku, sejak pertama kali benda-benda itu ditemukan tanggal 23 Maret yang lalu, kedua benda itu langsung diminta anaknya untuk diamankan.

Secara terpisah Kepala Sub Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Nganjuk, Mohammad Zaini menyatakan, untuk saat ini pihaknya juga masih berusaha mengumpulkan semua benda bersejarah. Dia mengaku akan berusaha meminta kedua benda itu dilakukan pemeriksaan lebih lanjut atas keasliannya.

"Kita kan sudah berkoordinasi dengan BP3 Trowulan dan kami akan lakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk cincin dan mahkota tersebut." pungkas Mohammad Zaini. (bdh/bdh)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini